Hindari Kasus Lian, Kemenhub Tingkatkan Pengamanan Pegawainya

Hindari Kasus Lian, Kemenhub Tingkatkan Pengamanan Pegawainya

- detikNews
Senin, 11 Apr 2011 10:01 WIB
Hindari Kasus Lian, Kemenhub Tingkatkan Pengamanan Pegawainya
Jakarta - Peristiwa yang menimpa Lian Febriani (26) menjadi pelajaran besar utamanya Kemenhub sebagai institusi di mana Lian bekerja. Untuk mengantisipasi kejadian serupa, Kemenhub pun meningkatkan pengamanan para pegawainya.

"Upaya mengamankan pegawai ini sudah dibahas dengan bidang-bidang yang menanganinya. Meningkatkan pengamanan lingkungan kantor," ujar Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub, Bambang S Ervan saat dihubungi detikcom, Senin (11/4/2011).

Bambang mengatakan, sistem pengawasan langsung dari atasan masing-masing pegawai juga sudah dilakukan. Atasan bertanggung jawab terhadap bawahannya jika terjadi sesuatu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini sudah dibicarakan secara lisan. Sudah dimintakan semua atasan untuk meningkatkan pengawasan," katanya.

Menurut Bambang, Direktorat Perhubungan Udara dengan keluarga Lian intens berkomunikasi untuk terus mengetahui kondisi Lian. Bahkan seorang petugas juga sudah ditempatkan di rumah Lian untuk mengecek langsung kondisinya.

Lian hilang usai makan siang pada Kamis (7/4). CPNS Kemenhub ini ditemukan di Masjid Ata'awwun Puncak, Bogor, pada Sabtu dan dijemput keluarganya pada Minggu (10/4) subuh. Lian berubah penampilan dengan mengenakan cadar dan mengaku bernama Maryam. Dia juga linglung, diduga karena dicuci otak oleh seseorang.

Menurut psikoterapis Mardigu WP, dia menerima 11 pasien seperti Lian dalam waktu 6 bulan. Dia menuturkan, korban biasanya dicuci otak, lalu disuruh berinfaq untuk tujuan organisasi tersebut.

(gus/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini