"Iran balas mengusir beberapa diplomat Kuwait," kata stasiun Al Alam, mengutip sebuah sumber, seperti dilansir AFP, Minggu (10/4/2011). Sumber itu tidak mengungkapkan berapa banyak diplomat yang telah diminta untuk meninggalkan negara itu.
Sumber itu menyatakan, Kedubes Kuwait telah diberitahu bahwa diplomat itu harus meninggalkan Iran segera.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iran telah menyangkal tuduhan itu. Presiden Mahmoud Ahmadinejad menyatakan Teheran tidak perlu memata-matai "teman-teman" di negara sekitarnya.
"Jelas bahwa (tuduhan ini) tidak ada artinya. Memata-matai Kuwait tentang apa? Apa yang Kuwait miliki yang kita mata-matai?" tanya Ahmadinejad dalam jumpa pers pada tanggal 4 April.
Menteri Luar Negeri Iran Ali Akbar Salehi juga menolak tuduhan Kuwait. Dia menyebutkan tuduhan itu adalah "konspirasi" yang bertujuan menabur perselisihan di antara negara-negara Islam.
(nrl/nvt)











































