"Bersama-sama mari berpikir untuk persiapan 2014. Kita ingin suara pemilu adalah suara rakyat dan untuk itu, kita ingin melakukan koalisi khusus," ujar Muahaimin Iskandar sebelum diskusi bertajuk 'Menuju Pemilu yang Lebih Demokratis dan Bagaimana Membagi Kursi yang Adil' di Kantor DPP PKB, Jl Raden Saleh, Jakarta Pusat, Minggu (10/4/2011).
Pria yang duduk dalam Kabinet Indonesia Bersatu II sebagai Menakertrans ini mengusulkan koalisi khusus agar suara rakyat tidak hilang. Maklum, jika disepakati ambang keterwakilan partai politik di parlemen dinaikkan hingga lebih dari 3%, maka beberapa partai akan berguguran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Muhaimin mensinyalir, di tengah pembahasan RUU Pemilu di DPR, mulai tercium indikasi pemilu yang diskiriminatif. Karena itu, perlu pengawasan ketat di pemilu mendatang.
Dalam diskusi tersebut, hadir pula sejumlah politisi sebagai pembicara. Mereka adalah Ahmad Muzani dari Gerindra, Romahurmuziy dari PPP dan Ketua FPKB Marwan Jafar.
(vit/irw)











































