Bromo Resmi Ditutup
Selasa, 08 Jun 2004 20:16 WIB
Jakarta - Pengelola lokasi wisata Gunung Bromo secara resmi telah menutup kawasan wisata tersebut. Penutupan lokasi wisata itu setelah Gunung Bromo meletus."Secara resmi telah kita tutup. Penutupan dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan demi keselamatan wisatawan dan warga sekitar," kata Kepala Dinas Infokom Jawa Timur, Suprawoto saat dihubungi detikcom melalui telepon di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (8/6/2004).Penutupan itu, kata Prawoto, tidak dapat ditentukan kapan akan selesai. Hal ini karena masih melihat situasi dan kondisi serta tingkat keamanan kawasan Bromo.Prawoto juga menyatakan, penutupan itu hanya dilakukan di kawasan wisata Gunung Bromo dan tidak seluruh kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. "Hanya untuk kawasan wisata Bromo-nya saja, dan tidak seluruh Taman Nasional Bromo Tengger Semeru,' ungkapnya.Korban Masih Simpang SiurHingga kini korban yang tewas akibat letusan Gunung Bromo masih simpang siur. Semula disebutkan korban tewas adalah dua dan salah satunya adalah warga Malaysia.Namun, menurut Prawoto, korban tewas ada dua orang dan salah satu korbannya adalah warga Singapura. "Satu korban tewas masih dalam pencarian dan korban tewas warga Singapura belum diketahui identitasnya," ungkap Prawoto.Untuk korban yang mengalami luka-luka, kata Prawoto, jumlahnya hingga kini masih tetap 4 orang. "Kita belum tahu identitasnya, tapi semua korban luka adalah turis domestik," tegasnya.
(mar/)











































