Mega Diminta Resmikan Balai Kota Solo di Saat Kampanye
Selasa, 08 Jun 2004 18:32 WIB
Solo - Jatah kampanye di Jawa Tengah untuk Megawati adalah 15 hingga 20 Juni 2004. Pada 16 Juni, Megawati dipastikan tampil di kampanye terbuka di Solo. Meskipun pada saat itu dia mengambil cuti, namun Pemkot Solo mengajukan permintaan agar Megawati meresmikan balai kota Solo pada hari itu juga.Plt Kepala Badan Komunikasi dan Informasi (BIK) Kota Solo, Purnomo Subagyo, mengatakan memang ada rencana Pemkot pada tanggal itu meminta Megawati meresmikan pembangunan balai kota tahap kedua. Peresmian pembangunan tahap pertama telah dilakukan oleh Megawati juga pada tahun 2003 lalu.Menurut Purnomo, peresmian itu memang direncanakan bertepatan dengan tanggal 16 Juni yang merupakan hari jadi Pemkot Solo. Selain itu Megawati juga diharapkan bisa menyaksikan sejumlah kegiatan sosial, seperti pengobatan massal dan khitanan massal, yang diadakan oleh Pemkot."Tapi sejauh ini belum ada konfirmasi pasti apakah Ibu Presiden dapat dipastikan bisa meresmikan balaikota serta menyaksikan kegiatan sosial itu. Tapi yang jelas Pemkot memang punya rencana dan telah mengajukannya," kata Purnomo. Saat ditanya dalam kapasitas apa nantinya Megawati melakukan itu karena dia sudah mengambil cuti, Purnomo mengaku kurang memahaminya.Terpisah, Ketua Tim Kampanye Mega Hasyim (TKMH) di Kota Solo, James August Pattiwael, menyatakan, dipastikan pada tanggal itu Megawati selaku capres akan tampil dalam kampanye terbuka di lapangan parkir Stadion Manahan, Solo. Seolah-olah membuat antisipasi kondisi, James meminta seluruh pihak nantinya bisa membedakan berbagai acara yang berlangsung di Solo pada hari itu."Acara kami pada hari itu hanya kampanye terbuka sejak pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Selebihnya kalau ada kegiatan lain mungkin itu diadakan pihak lain, termasuk kegiatan-kegiatan yang didakan Pemkot dalam rangka HUT. Jadi misalnya kalau nanti ada arak-arakan massa, bisa jadi itu digelar oleh Pemkot," kata James saat ditemui di kantor TKMH Solo, Selasa (8/6/2004).Namun pihak Pemkot mengaku tidak akan melakukan arak-arakan massa dalam HUT itu. "Tidak ada arak-arakan. Kegiatan kami ya cuma kegiatan sosial seperti yang digelar tiap tahun. Untuk tahun ini memang direncanakan ditambah peresmian balaikota tahap kedua itu. Itu pun belum tentu nantinya bisa terlaksana karena hingga hari ini juga belum ada kepastiannya," ujar Purnomo.
(asy/)











































