"Sebelumnya Lian itu kalau pergi selalu izin. Biasanya jam sembilan itu sudah pulang. Tapi kemarin jam sembilan belum pulang-pulang," ujar Ayah Lian, Rili Hambali (57) saat ditemui detikcom di kediamannya di Jl Kran Lima No 27 Gunung Sahari, Kemayoran, Jakarta Pusat Sabtu (9/4/2011).
Melihat kejanggalan ini, pihak keluarga lalu mencoba mencari Lian ke kantornya di Jl Merdeka barat.Β Di sana keluarga menemukan kantor sudah dalam keadaan sepi. Keluarga lalu mencari informasi dan mendapat kabar bahwa Lian sudah meninggalkan kantor sejak pukul 13.00 WIB usai makan siang. Konon. sejak itu, Lian tak pernah kembali lagi ke kantornya. Untuk memastikannya, pihak keluarga meminta satpam untuk mengecek kembali kantor tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rili memang tak menemukan Lian di kantor tersebut. Namun ia menemukan tas berisi dompet dan telepon seluler Lian yang masih tergeletak di ruangnya. Rili pun melaporkan kejadian hilangnya Lian ini ke kantor polisi.
Hilangnya Lian membuat keluarga khawatir. Bahkan kondisi psikologis ibunda Lian terguncang. "Istri saya di atas nggak mau turun-turun (dari lantai atas rumahnya-red), nangis terus dari kemarin sejak dapat informasi. Saya takut psikologisnya drop," imbuhnya.
Pihak Kemenhub pun mengaku cemas atas kejadian ini. Mereka juga telah meminta kepolisian untuk melacak keberadaan Lian. Kemenhub juga menyatakan siap membantu kepolisian untuk melacak Lian, misalnya dengan menyerahkan rekaman CCTV gedung Kemenhub tempat Lian berkantor.
(adi/gah)











































