Gempa Masih Terjadi, Letusan Bromo Terdeteksi di Australia

Gempa Masih Terjadi, Letusan Bromo Terdeteksi di Australia

- detikNews
Selasa, 08 Jun 2004 17:44 WIB
Bandung - Aktivitas Gunung Bromo hingga Selasa (8/6/2004) pukul 17.40 WIB, tercatat masih tinggi. Meskipun begitu, belum ada lagi letusan setelah kejadian pada pukul 15.20 WIB. Gempa tremor (gempa kecil dan menerus yang menunjukkan adanya aliran magma,-red) masih terjadi. Letusan Bromo itu juga sudah terdeteksi di Australia, sebagai peringatan untuk penerbangan.Namun gempa vulkanis dalam maupun dangkal, belum tercatat lagi. Status Gunung Bromo dinyatakan masih "Siaga" atau Level Tiga, sehingga pengungsian belum perlu dilakukan. Demikian pernyataan Kasubdit Pengamatan Gunung Api Wilayah Barat Dr Ir Mas Atje Purbawinata yang berada di lokasi Gunung Bromo ketika dihubungi detikcom pukul 17.30 WIB.Menurut Dr Atje, pihaknya masih terus memantau kegempaan yang terjadi, maupun parameter indikator lainnya. Letusan pertama yang terjadi, menurut Dr Atje merupakan letusan preatik (letusan uap air,-red). "Lontaran ketinggiannya memang sekitar 3 km secara vertikal. Pada ketinggian itu, material yang dilontarkan kemudian dihembus angin ke arah barat," tuturnya.Status "Siaga" atau Level Tiga itu menurut Dr Atje otomatis langsung diberlakukan. "Kami masih terus melakukan pemantauan, analisis dan evaluasi. Apakah nantinya status itu perlu ditingkatkan, dipertahankan atau justru diturunkan. Semuanya tergantung dari pengamatan dan aktivitas di Gunung Bromo ini," paparnya.Sementara itu diperoleh informasi, dari data satelit pengamatan cuaca yang diterima di Darwin Australia yang digunakan untuk keselamatan penerbangan, sudah muncul data kejadian itu. Di koordinat sekitar kawasan Bromo-Tengger, terdeteksi munculnya asap yang cukup tinggi. Namun belum diketahui, apakah otoritas penerbangan sipil di Indonesia kemudian juga mengeluarkan peringatan NOTAM (Notice to Airman) kepada para penerbang untuk menghindari area sekitar kawasan itu. (bdi/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads