"Itu masih diselidiki," kata Kepala Kepolisian Daerah NAD, Inspektur Jenderal Polisi Iskandar Hasan saat dihubungi wartawan, Jumat (8/4/2011).
Iskandar menduga ada sekelompok orang yang mau memperkeruh suasana di Aceh. Namun pihaknya masih mendalami lebih lanjut mengenai insiden tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Kadiv Humas Mabes Polri ini mengatakan, saat ini pihak kepolisian sedang mengumpulkan para saksi guna mengidentifikasi para pelaku. "Kita masih mencari saksi-saksi yang bisa mengetahui atau melihat kejadian itu," paparnya.
Iskandar menjelaskan bahan peledak berupa granat jenis manggis itu jatuh di teras depan rumah nomor 17 di Jalan Lamrabo Seutui, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh milik Izil Azhar. Masyarakat sekitar lokasi sempat terkejut ketika mendengar ledakan kuat sekitar pukul 03.30 WIB subuh tadi.
Ledakan granat itu merusak loteng di bagian teras rumah dan satu mobil. Serpihan granat tersebut juga mengenai tiang teras rumah permanen di belakang termina lama, Setui.
(mpr/her)











































