Rapat Senat Penjaringan Rektor Unimed di Medan Ricuh

Rapat Senat Penjaringan Rektor Unimed di Medan Ricuh

- detikNews
Jumat, 08 Apr 2011 16:05 WIB
Medan - Rapat senat penjaringan calon Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed) diwarnai kericuhan. Kericuhan terjadi setelah pengujuk rasa yang tergabung Gerakan Civitas Akademika Unimed, menerobos blokade petugas keamanan kampus dan masuk ke tempat berlangsungnya rapat senat.

Aksi saling dorong tak terelakkan saat massa terus berusaha masuk ke dalam ruangan rapat untuk membubarkan pembahasan penjaringan calon rektor yang dituding cacat hukum, Jumat (8/4/2011). Nyaris terjadi adu jotos antara pengunjuk rasa dengan petugas keamanan kampus.

Akibat aksi ini, Pembantu Rektor (Purek) II Unimed, Khairul Azmi yang menjabat sebagai panitia penjaringan calon Rektor Unimed, sempat keluar ruangan dan meminta seluruh pengunjukrasa dikeluarkan dari dalam gedung karena dianggap sudah mengganggu aktivitas rapat senat.

Pimpinan aksi, Safwin Rambe mengatakan, kebijakan yang tetap mempertahankan Syawal Gultom tetap sebagai rektor adalah keputusan konyol karena dapat merugikan perkembangan Unimed sendiri. Syawal telah memegang jabatan baru sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pengembangan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan Nasional.

"Dari peraturan yang ada, tidak dibenarkan pejabat menjabat di dua lembaga secara bersamaan, tetapi tetap dipertahankan. Itu yang disesalkan," kata Safwin.

Sedangkan Khairul Azmi selaku Purek II Unimed berdalih, meski telah menduduki jabatan baru, Syawal Gultom masih menduduki posisi Rektor selama seluruh proses administrasi belum selesai dilakukan.

"Jabatan Pak Syawal Gultom akan berakhir pada April ini," kata Khairul.

Kericuhan akhirnya mereda setelah terjadi negosiasi antara kedua belah pihak. Hasil rapat senat memutuskan dilakukan penjaringan tahap kedua, setelah penjaringan tahap pertama dibatalkan. Pada penjaringan tahap pertama nama Syawal Gultom kembali muncul sebagai calon rektor Unimed periode berikutnya.

Calon Rektor Unimed yang mengikuti penjaringan sebanyak lima nama masing-masing Amrin Saragih, Khairil Anshari, Albinus Silalahi, Berlin Sibarani dan Ibnu Hajar Damanik. Kelima calon merupakan profesor dengan disiplin ilmu berbeda.

(rul/fay)


Berita Terkait