Akrobat Politik 'Gedung Baru' Ala PDIP

Akrobat Politik 'Gedung Baru' Ala PDIP

- detikNews
Jumat, 08 Apr 2011 15:35 WIB
Akrobat Politik Gedung Baru Ala PDIP
Jakarta - PDIP selalu mempromosikan dirinya sebagai partai yang pro rakyat. Menyadari dukungannya terhadap pembangunan gedung baru DPR diprotes rakyat. PDIP pun memainkan akrobat politik yang khas, ala oposisi.

Akrobat politik ini ditunjukkan oleh hampir semua anggota FPDIP DPR di rapat paripurna DPR. Satu persatu anggota FPDIP mengutarakan semangat partainya meminta penundaan pembangunan gedung baru DPR. Karena pimpinan DPR membatasi interupsi yang melimpah ini, FPDIP akhirnya memutuskan walkout.

Memang tak hanya PDIP yang walkout meninggalkan rapat paripurna DPR. Partai Gerindra pun bersikap semua. Namun posisinya sedikit berbeda, sikap akhir Gerindra memang menolak pembangunan gedung baru DPR.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya mengkritik keras pimpinan DPR di rapat paripurna, PDIP juga melayangkan surat protes ke pimpinan DPR. PDIP meminta digelar rapat konsultasi ulang pembangunan gedung baru DPR. Tujuannya untuk menegaskan sikap PDIP yang ingin menunda pembangunan gedung baru DPR.

Ceritanya anggota FPDIP hendak meluruskan posisi partainya. Sebab pimpinan DPR menuturkan hanya dua fraksi yang menolak gedung baru DPR, Gerindra dan PAN. PDIP merasa ikut meminta pembangunan gedung baru DPR ditunda, namun pimpinan DPR sudah menyimpulkan ada delapan fraksi termasuk PDIP mendukung pembangunan gedung baru DPR.

"Ini namanya PDIP sedang berakrobat politik. Kalau Gerindra dan PAN yang berakrobat saya tidak masalah kan mereka menolak," sindir anggota DPR dari FPKS, Nasir Jamil, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (8/4/2011).

Menurut Nasir, akrobat politik ini terpaksa diperankan PDIP di rapat paripurna. PDIP mencoba mengambalikan nama baiknya sebagai partai yang pro rakyat.

"Karena ini kan jadi perhatian publik, makanya tentunya PDIP berusaha memperlihatkan kepada publik bahwa dia menolak gedung baru," duganya.

(van/anw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads