Foke Bertemu JICA Bahas MRT Rute Timur-Barat

Foke Bertemu JICA Bahas MRT Rute Timur-Barat

- detikNews
Jumat, 08 Apr 2011 15:08 WIB
Foke Bertemu JICA Bahas MRT Rute Timur-Barat
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo bertemu dengan pemodal Mass Rapid Transit (MRT), Japan International Cooporation Agency (JICA). Pertemuan ini untuk membahas proyek jangka panjang Mass Rapid Transit (MRT) rute timur-barat.

"Pertemuan ini untuk membahas hasil kajian awal mereka mengenai East-West MRT," ujar Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo usai bertemu Chief Representatife (JICA) Kohara Motofumi di Gedung Balaikota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jkaarta Pusat, Jumat (8/4/2011).

Fauzi mengatakan, pembahasan ini sudah sesuai dengan perhitungan. Menurutnya, kebutuhan angkutan massal di jalur timur barat Jakarta memang sangat tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Maka itu sejak awal, kita meminta supaya tidak hanya meng-cover timur dan barat di wilayah Jakarta saja, jadi ini akan mengikut sertakan di sebelah barat Balaraja, Tangerang dan Timur Cikarang, Bekasi," papar pria yang akrab disapa Foke ini.

Foke ini menjelaskan untuk rute timur barat pola yang diterapkan tidak jauh berbeda dengan yang diterapkan dengan konsep MRT tahap pertama Lebakbulus-Bundaran HI. Dia memperkirakan, panjang jalur untuk rute timur barat lebih dari 80 kilometer.

"Tapi rutenya mana saja, saya belum bisa dikatakan secara pasti. Tapi kita tentu memperhitungkan kawasan yang padat. Masalah biaya juga belum tahu," kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Gubernur DKI Bidang Transportasi Soetanto Hoesodo MRT koridor barat-timur, sudah memasuki tahapan pre-feasibility study. Koridor ini ditargetkan paling lambat beroperasi pada tahun 2024 hingga tahun 2027.

"Studi sampai satu tahun, harapannya tahun depan selesai karena tidak hanya melibatkan satu Pemda tapi tiga Pemda (DKI, Tangerang, Bekasi)," kataย  Soetanto.

Pemprov DKI Jakarta akan kembali mengadakan pertemuan berikutnya dengan pihak JICA pada akhir April 2011. Pada sesi itu, Pemprov DKI juga akan mengundang pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Keuangan dan Kementerian Perhubungan.

Dalam waktu dekat MRT akan segera membangun tahap I Lebakbulus-Bundaran HI sepanjang 15,2 kilometer dengan 13 stasiun. Diharapkan tahap I sudah mulai beroperasi pada akhir tahun 2016.

(lia/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads