"Sampai saat ini sudah bisa berfungsi bagus, tapi terkadang memang masih suka nge-hang karena banyak jaringan yang bertabrakan," kata Koordinator Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya Kompol Indra Jafar saat dihubungi detikcom, Jumat (8/4/2011).
Meski begitu, kameranya sendiri berfungsi dengan sangat baik. Kamera masih dapat menangkap gambar dalam kondisi cuaca buruk sekalipun. "Gambarnya sudah bagus kok, terlihat jelas," katanya.
Indra mengatakan, pihaknya juga terus memperbaiki kendala tersebut. "Setiap saat kita evaluasi terus kinerja kamerannya," katanya.
Kendala lain yakni gangguan traffic light. Indra mengatakan, kamera tidak berfungsi jika traffic light mati. "Karena kamera itu terkoneksi dengan traffic light, sehingga dia tidak akan bisa menangkap gambar kalau traffic light-nya mati," katanya.
Sehingga, ia meminta agar Dinas Perhubungan (Dishub) mengoptimalkan traffic light tersebut, khusunya di Sarinah. Ia juga menyarankan agar Dishub memasang traffic light untuk pejalan kaki.
"Karena di sekitar sana tidak ada traffic light untuk pejalan kaki," kata Indra.
Begitu juga di Bundaran Hotel Indonesia. Pejalan kaki kerap menyebrangi jalan, tidak menggunakan jembatan penyeberangan orang (JPO). "Tentu akan berbahay bagi pengguna jalan," ujarnya.
Sistem penegakkan hukum lalu lintas elektronik (E-TLE) atau tilang elektronik sudah diberlakukan sejak 1 April 2011 lalu. Namun, sistem tilang elektronik itu masih bersifat teguran.
(mei/ken)











































