Guru yang Nyaris Ditinju Polisi Akhirnya Berdamai

Guru yang Nyaris Ditinju Polisi Akhirnya Berdamai

- detikNews
Jumat, 08 Apr 2011 11:44 WIB
Jakarta - Guru SMK Jakarta Raya 1, Rudi Widodo (56), yang nyaris ditinju Kepala Pos Polisi Lubang Buaya Aiptu Zainuri, akhirnya berdamai. Namun sang polisi diminta untuk menyampaikan maaf kepada Kepala Sekolah dan murid-murid SMK yang saat itu melihat peristiwa tersebut.

"Karena kejadiannya di depan Kepala Sekolah, guru, dan murid, saya meminta dia maaf kepada mereka juga, biar tahu rasa," kata Rudi saat dihubungi detikcom, Jumat (8/4).

Kesepakatan damai tersebut, Rudi melanjutkan, disepakati Kamis (7/4) malam, di hadapan Kapolsek Cipayung Kompol Umar Ambar Triyanto. Zainuri, kata Rudi, menerima perdamaian tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia bersedia berdamai, kalau saya menerima dengan catatan itu tadi, kalau dia juga harus meminta maaf kepada kepala sekolah, guru, dan murid-murid, karena melakukan perbuatan yang seharusnya tidak dilakukan seorang polisi, apalagi berkata-kata kotor," kata Rudi yang mengajar mata pelajaran olahraga ini.

Rencananya, permohonan maaf yang diminta Rudi akan dilakukan hari ini. Namun sampai tadi pukul 10.45 WIB, dirinya dan pihak sekolah belum menerima kabar kedatangan Zainuri.

"Sampai sekarang belum nongol," katanya.

Sementara itu Kasubag Humas Polres Jakarta Timur Kompol Didik Heryadi membenarkan kedua pihak yang berselisih tersebut sudah sepakat untuk tidak meneruskan permasalahan tersebut ke jalur hukum.

"Tapi, walau sudah berdamai yang bersangkutan (Zainuri) tetap akan ditindaklanjuti. Kita tidak tinggal diam dengan kejadian ini," jelas Didik.

Dia juga menyatakan, pihaknya belum memberikan sanksi terhadap Aiptu Zainuri terkait insiden tersebut. "Kalau sanksi menunggu sidang etik dulu, kalau sampai ke sidang etik perdamaian kedua pihak bisa menjadi hal yang meringankan dia," terang Didik.

Rudi nyaris jadi bulan-bulanan Zainuri, Kamis (7/4) kemarin. Permasalahan tersebut dipicu kesalahpahaman karena Rudi dituduh mencemooh Zainuri.

"Saya dituduh menghina kartu anggota Pokdar Kamtibmas (Kelompok Sadar Keaman dan Ketertiban Masyarakat)," kata Rudi saat ditemui di Polsektro Cipayung, kemarin malam.

Zainuri yang juga Kepala Pospol Lubang Buaya tiba-tiba mendatangi Rudi yang tengah mengajar di hadapan murid-muridnya. Zainuri lantas melayangkan tinjunya namun berhasil ditangkis Rudi.

Saat dilerai, emosi Zainuri bukannya mereda. Sang polisi yang saat itu masih berseragam dinas lengkap tersebut malah mengeluarkan kata-kata kotor kepada Rudi di hadapan murid dan guru-guru yang saat itu berada di lokasi kejadian.

(ahy/anw)


Berita Terkait