Tuntut Gaji, Seribuan Karyawan Goro Datangi Depnakertrans
Selasa, 08 Jun 2004 15:03 WIB
Jakarta - Seribuan buruh pusat perkulakan PT Goro Batara Sakti berunjuk rasa di depan kantor Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans). Mereka menuntut gaji mereka yang selama 3 bulan belum dibayar perusahaan.Seribuan karyawan itu berdiri di luar pagar gedung Depnakertrans, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (8/6/2004). Akibatnya, lalu lintas di depan Depnakertrans macet total.Untuk mencegah kemacetan yang lebih parah, polisi kemudian mengalihkan lalu lintas di jalan tersebut. Kendaraan roda empat tidak lagi diperbolehkan melintas di depan Depnakertrans.Seribuan buruh PT Goro ini menuntut perusahaan menepati janji dengan membayar gaji mereka. Hal ini sesuai dengan kesepakatan dalam pertemuan tanggal 11 Mei di kantor Depnakertrans Kalibata."Saat itu disepakati gaji bulan Februari dibayar tanggal 18 Mei, gaji bulan Maret dibayar tanggal 25 Mei dan gaji bulan April dibayar 31 Mei. Namun sampai sekarang janji itu tidak pernah ditepati," kata Tata, koordinator lapangan aksi.Tata menegaskan, para karyawan ini akan terus menuntut pembayaran gaji tersebut. Mereka akan melakukan berbagai cara agar perusahaan memenuhi kewajibannya."Kita akan tuntut terus hak kita tersebut. Perusahaan harus membayar gaji karyawan yang jumlahnya mencapai Rp 5,3 miliar," ungkap Tata.Menaker Jacob Nuwa Wea tidak bersedia menuntaskan kasus itu hari ini karena pemilik Goro yang baru, di antaranya mantan menteri Adi Sasono, tidak hadir di tempat.
(djo/)











































