"Persoalan mendasar bagi bangsa Indonesia adalah kesenjangan ideologi elite politik. Banyak di antara elite yang pragmatis," ujar Idrus kepada detikcom, Jumat (8/4/2011).
Hal ini disampaikan Idrus menanggapi perpindahan sejumlah kepala daerah ke PD. PD sendiri sudah membantah menggunakan politik bajak laut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena itu saya menyusun buku judulnya aktor politik tanpa ideologis. Berarti dia sangat pragmatis. Karena berpindah partai politik," jelas Idrus.
Golkar, menurut Idrus, akan selektif terhadap politikus pragmatis. Karena politisi yang tak punya ideologi ini rawan menjatuhkan kepercayaan publik terhadap parpol.
"Bisa merugikan partai. Di Golkar, kapasitas kader ideologinya harus kuat. Makanya kita melakukan penyegaran ideologi," terang Idrus.
(van/vit)











































