Kesimpulan ini didapat para ahli setelah mengamati kuburan pria itu. Pria tersebut dimakamkan dengan tata cara penguburan pada wanita. Mungkin karena orientasi seksualnya yang berbeda. Demikian ditulis daily mail, Kamis (7/3/2011).
"Pria yang dimakamkan seperti ini adalah pria dengan kelainan seksual, homoseks atau transeksual," ujar kepala peneliti Kamila Remisova Vesinova.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, pria ini dibaringkan pada sisi kiri, tapi dengan wajah menghadap barat.
Petunjuk lainnya, di sekitar kerangka ditemukan tembikar, kalung dan perhiasan dari batu. Padahal pada masa itu, pria akan dimakamkan bersama senjata, kapak batu dan palu dari batu.
Vesinova menjelaskan upacara pemakaman adalah hal yang sangat serius pada masa itu. Tidak mungkin pada zaman itu, masyarakat salah meletakan jenazah atau salah menaruh benda-benda dalam kuburan. Mereka meyakini bahwa benda-benda tersebut akan digunakan oleh orang mati itu untuk hidup di alam sana.
(rdf/rdf)











































