"Kami tetap meminta penundaan rencana pembangunan gedung DPR," kata Ketua FPDIP, Tjahjo Kumolo kepada detikcom, Kamis (7//4/2011).
Tjahjo juga mempertanyakan mengapa posisi fraksinya itu tidak tertuang dalam kesimpulan rapat. Padahal, FPDIP menyatakan sikap itu dalam surat resmi fraksi dan dinyatakan secara terbuka dalam rapat.
"Seharusnya posisi resmi FPDI Perjuangan juga masuk dalam bagian kesimpulan rapat," ujar Tjahjo.
Sekjen DPP PDIP ini menambahkan, lembaga DPR adalah bagian dari rakyat yang setiap keputusannya harus mendengarkan dan merespon aspirasi rakyat.
"Apakah kebutuhan gedung DPR sudah sangat mendesak sehingga mengabaikan suara masyarakat luas?" ujarnya.
Sebelumnya, dalam jumpa pers usai rapat konsultasi, Wakil Ketua DPR Anis Matta menyatakan hanya Fraksi PAN dan Gerindra yang menolak rencana pembangunan gedung baru DPR. Dia menyatakan, 7 fraksi lainnya menyatakan setuju.
(lrn/rdf)











































