"Kalau ahli, banyak orang ahli. Tapi yang penting bagaimana orang punya well management. Bagaimana orang punya ketegasan dalam memberikan keputusan, sehingga memberikan kepastian dalam kehidupan," ujar Aziz.
Aziz mengatakan itu usai menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk 'Menguak Benang Kusut Cek Pelawat' di kantor YLBHI Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (7/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang paling penting bagaimana menciptakan hidup warga jakarta yang berbudaya. Seperti budaya antre dan buang sampah pada tempatnya," imbuh anggota komisi III DPR RI ini.
Aziz mengaku, belum resmi mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI. Ia masih melakukan kalkulasi politik dengan membaca hasil-hasil survei.
"Tapi kalau dalam survei tidak didukung, ya saya juga legowo (untuk tak jadi maju kok," tuturnya.
(adi/nik)











































