"Ingat komando kawan-kawan. Saya bilang lempar, lemparrr..." seru kordinator aksi dari Gerakan Pemuda Anti Korupsi yang diikuti pendemo di gedung Kemenkum HAM, Jl Rasuna Said, Jakarta, Kamis (7/4/2011).
Aksi mereka dipicu dari penilaian lemahnya pemberantasan korupsi di tangan Menkum HAM Patrialis seperti Ayin dan Gayus Tambunan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penjahat narkoba saja bisa dihukum mati, apagi penjahat korupsi yang telah merusak masa depan jutaan rakyat," tandasnya.
Aksi yang berlangsung sekitar 30 menit tersebut membuat kemacetan di jalur lambat Jalan Rasuna Said. Sebab, 1 lajur dihabiskan unuk parkir kendaraan pengeras suara. Tidak ada pengamanan berarti untuk aksi ini. Sejumlah pegawai Kemenkum HAM juga terlihat santai menyaksikan aksi tersebut sambil memfoto demonstrasi dengan kamera handphone.
(Ari/vit)










































