Somasi diantarkan oleh koalisi kepada Humas DPR RI Suratna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (7/4/2011). Kurang lebih ada 500 tanda tangan pernyataan sikap warga yang disampaikan kepada pimpinan DPR.
Selain menuntut pembatalan, koalisi juga menuntut Pimpinan DPR meminta maaf secara terbuka melalui sidang paripurna DPR atas rencana pembangunan gedung baru yang telah melukai perasaan seluruh rakyat Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nurcholis Hidayat dari LBH Jakarta mengatakan, pembangunan gedung baru DPR yang mewah merupakan suatu pemborosan uang rakyat, kontraproduktif dengan kinerja DPR yang jauh dari harapan rakyat.
"Telah mencederai perasaan seluruh rakyat Indonesia yang saat ini masih miskin," ujar Nurcholis.
(lrn/gun)










































