"Ada schedulenya, seperti kata gubernur tadi, bahwa Maret 2012 sebenarnya harus sudah bebas," ujar Direktur Utama PT MRT Jakarta Tribudi Rahardjo, di Gedung Balaikota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (7/4/2011).
Kapan keputusan pembongkaran Stadion Lebakbulus akan dilakukan, PT MRT mengatakan hal itu tergantung kepada Pemprov DKI. PT MRT hanya berharap saat depo dan stasiun itu dibangun, lahannya sudah siap digarap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo kembali menegaskan pihaknya akan melakukan pembongkaran. Saat ini Pemprov juga tengah mencari lahan pengganti untuk stadion yang lebih baik.
"Ya sesuai schedule gitu, itu dibutuhkan dia (stasion Lebakbulus) harus berangkat dari situ dan kita sedang dalam proses mencari gantinya yang lebih baik dan lebih banyak kapasitasnya," tegas Fauzi.
Pembebasan lahan stadion untuk pembangunan depo dan stasiun awal MRT di Lebakbulus, sudah ada dalam revisi Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) DKI 2010-2030. Sehingga pembangunan MRT dipastikan tidak melanggar RTRW DKI Jakarta.
Rencana pembangunan MRT tahap pertama dilakukan dengan membangun rel dari Lebakbulus hingga Bundaran HI sepanjang 15,5 kilometer yang terdiri dari 10,5 kilometer di permukaan tanah serta 5 kilometer di bawah tanah.
(lia/nwk)











































