Ratusan tentara Israel masuk ke Desa Awarta pada Kamis dini hari dan langsung menerapkan jam malam. Setelah itu pasukan Israel mulai menangkapi para wanita.
Demikian disampaikan kepala dewan setempat, Tayis Awwad kepada kantor berita AFP, Kamis (7/4/2011). Dikatakannya, pasukan Israel pun melakukan pencarian dari rumah ke rumah. Sumber-sumber keamanan Palestina mengkonfirmasi kejadian tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun menurut Awwad, ini pertama kalinya pasukan Israel menangkapi kaum wanita sejak pembunuhan keluarga Israel Israel pada 11 Maret lalu. Sejak pembunuhan itu, pasukan Israel melancarkan operasi besar-besaran untuk menemukan para pelaku yang menewaskan sepasang suami istri beserta tiga anak-anak mereka, salah satunya masih bayi. Mereka berlima dibunuh ketika sedang tidur di kamar mereka.
Menyusul pembunuhan itu, pasukan Israel bergerak masuk ke Awarta dan menerapkan jam malam selama lima hari berturut-turut dan melakukan pencarian dari rumah ke rumah untuk menemukan para pelaku.
(ita/nrl)











































