Menteri PU: Presiden Minta Ongkos Gedung Baru DPR Dicek Lagi

Menteri PU: Presiden Minta Ongkos Gedung Baru DPR Dicek Lagi

- detikNews
Kamis, 07 Apr 2011 14:44 WIB
Menteri PU: Presiden Minta Ongkos Gedung Baru DPR Dicek Lagi
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memahami kebutuhan adanya pembangunan gedung baru DPR. Namun untuk ongkos pembangunan lebih Rp 1,1 triliun harus dicek kembali.

"Itu yang diminta Bapak Presiden untuk dilihat kembali. Itu ya coba dicek ada hal-hal yang melampaui kewajaran atau tidak," kata Menteri PU Djoko Kirmanto usai rapat terbatas kabinet di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (7/4/2011).

Menurut Djoko, pengecekan bisa berupa ukuran luas dari gedung baru tersebut, apakah sudah cocok atau tidak. Lalu tentang kualitas dari bangunannya sendiri, apakah memang kemahalan atau tidak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Keperluannya dapat dipahami. Tapi kewajarannya sambil jalan ini akan kita evaluasi. Kalau tidak wajar ya harus direvisi," jelasnya.

Pengecekan ini tidak hanya berlaku untuk semua gedung pemerintahan di pusat maupun di daerah. Hingga saat ini ada total 10 kementerian di tahun 2011 yang tengah membangun gedung dengan anggaran Rp 100 miliar ke atas.

"Itu yang diminta. Tadi dilengkapi jadi 10. Satunya dengan harga Rp 80 miliar yakni Kemenkes," jelasnya.

Hari ini pimpinan DPR dan pimpinan fraksi-fraksi akan menggelar rapat membahas nasib gedung baru DPR, apakah dilanjutkan atau tidak. Menurut rencana, satu anggota DPR nantinya akan menempati satu ruang kerja seharga Rp 800 juta, belum termasuk perabotan.

(gus/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini