"Saya masih melihat gedung dan bangunan yang dibangun baik di tingkat pusat juga di daerah bahkan yang mencolok banyak di beberapa daerah termasuk wisma dan rumah jabatan yang menurut saya, setelah saya lihat langsung itu berlebihan, mewah," ujar Presiden SBY dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (7/4/2011).
Sementara di sekeliling gedung pemerintahan yang mewah itu, masih banyak warga miskin. Bahkan minus sarana dan prasarana umumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SBY pun mengatakan gedung atau perkantoran bisa dibangun kalau memang diperlukan. Namun luas dan anggarannya benar-benar disesuaikan dengan keperluan. Dengan demikian, biaya pembangunan bisa dihemat dan gedung yang dibangun tidak berlebihan.
"Pembangunan gedung atau perkantoran atau fasilitas yang berkaitan dengan itu bisa dilaksanakan kalau memang sangat diperlukan dan memiliki urgensi yang tinggi. Kemudian besarannya luasnya serta fasilitasnya itu betul-betul harus sesuai dengan keperluannya, tidak boleh yang tidak diperlukan dibangun dan diada-adakan," jelasnya.
(nwk/nrl)










































