Pantauan detikcom di Gedung Nusantara II, DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (7/4/2011) ada 2 buruh SPMI yang berhasil masuk hingga lantai 3, tepat di depan ruang sidang paripurna, Tiba-tiba mereka berteriak dan menggelar spanduk.
"Perhatikan nasib buruh! Sahkan RUU BPJS! Revolusi! Saatnya SBY turun! Nasib Buruh harus diperhatikan!" teriak mereka sambil membentangkan spanduk putih bertuliskan 'Sahkan RUU BPJS' yang ditulis dengan spidol merah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Situasi pun sesaat chaos. Dua buruh itu melawan dan berteriak-teriak, "Kalau kami ditahan, kami akan blokir jalan!" Kemudian juga berteriak, "Kami dipukul! Kami dipukul!"
Rapat paripurna DPR kali ini membahas RUU Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). RUU BPJS ini akan menunjuk beberapa BUMN untuk menyalurkan jaminan sosial pada rakyat miskin.
Pimpinan rapat Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso mengeluhkan sikap 8 menteri, antara lain Menkokesra, Mensos, Menakertrans, Menkes dan Menkeu, yang menghentikan secara sepihak pembahasan RUU BPJS. BPJS adalah realisasi dari UU Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).
(nwk/nrl)











































