Norman meninggalkan Gorontalo ditemani komandannya, Kasat Brimob Polda Gorontalo AKBP Anang Sumpena. Mereka berangkat ke Jakarta dari Makassar.
"Ya sekarang ini lagi di Makassar," kata Norman pada detikcom, Kamis (7/4/2011).
Norman yang hanya menjawab pendek-pendek dan terkesan malu-malu ini mengaku tidak begitu tahu jadwal di Jakarta. Sepengetahuannya, saat tiba di Jakarta, dia akan langsung tampil di acara 'Bukan Empat Mata' yang dipandu Tukul Arwana. Setelah itu Norman akan bertemu Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo di Mabes Polri.
"Nggak tahu (jadwalnya). Itu Kasat yang tahu. Langsung ke Tukul kali, habis itu ke Mabes Polri," ujarnya.
Norman menjadi buah bibir masyarakat Indonesia setelah aksi lip sync-nya beredar di situs Youtube. Norman mengatakan, video itu awalnya dibuatnya untuk menghibur teman piketnya yang sedang memiliki masalah keluarga. Teman yang sedang sedih itu adalah polisi yang berada di samping Norman di dalam video yang kini ditonton lebih dari 500 ribu kali itu.
Gara-gara aksi itu, Norman sempat terancam sanksi karena saat beraksi Norman mengenakan seragam polisi lengkap dan sedang berjaga di pos. Namun akhirnya Norman 'selamat' berkat dukungan publik yang terhibur atas aksinya dan hanya 'dihukum' menyanyi dan berjoget di depan teman-temannya.
(gus/nrl)











































