Korban Harus Seimbang, Perang Suku di Timika Sulit Damai

Korban Harus Seimbang, Perang Suku di Timika Sulit Damai

- detikNews
Selasa, 08 Jun 2004 12:41 WIB
Jakarta - Setelah sempat mereda, perang antar-suku di Timika, Papua, kembali memanas. Konflik ini terus terjadi jika kedua pihak terus berprinsip keseimbangan korban.Pernyataan itu disampaikan Kapolri Da'i Bachtiar kepada wartawan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jl. Tirtayasa, Jakarta, Selasa (8/6/2004). Da'i mengomentari memanasya kembali situasi di Timika."Perang suku di Timika akan terus berlangsung bila kedua belah pihak masih memegang adat keseimbangan korban. Jumlah korban pada kedua belah pihak harus sama," kata Da'i.Namun demikian, polisi terus berusaha melerai peperangan antara kedua suku tersebut. Penyidikan dan penegakan hukum akan dilakukan setelah perang tersebut dihentikan."Saya katakan penyidikan akan berjalan nanti setelah kemauan mereka untuk terus berperang melalui cara adat mereka selesai. Kita menegakkan hukum ada tahapannya, dan tahapan yang terpenting adalah menyelesaikan perang antar mereka," tutur Da'i.Sekedar diketahui, bentrokan kembali pecah antara kelompok masyarakat Kwangki Lama dan Kampung Jayanti di kawasan Kwangki Lama, Selasa (8/6/2004). Mereka saling melemparkan anak panah sambil memekikan teriakan-teriakan perang.Kejadian ini memaksa aparat keamanan kembali bekerja keras memisahkan kedua kelompok. Sejumlah ibu-ibu dan anak-anak terpaksa diungsikan ke tempat yang dianggap aman. (djo/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads