Pihak pengelola pantai Kuta berinisiatif meningkatkan frekuensi pembersihan sampah. Sekitar 150 pedagang dan anak pantai, serempak dikumpulkan untuk membersihkan sampah mulai dari pantai Kuta hingga Legian.
Satu persatu sampah plastik hingga kayu gelondongan yang mengganggu kenyamanan wisatawan ini dipungut dan dikumpulkan oleh para pedagang.Β Untuk sementara, Pantai Kuta pun bersih dari sampah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya minta semua pedagang kompak untuk menjaga kebersihan pantai karena pantai merupakan satu satunya mata pencaharian bagi pedagang, bahkan ada pedagang yang sudah puluhan tahun berjualan disini," imbuh Tresna.
Sampah yang berserakan di pantai, menurut Tresna, adalah kiriman akibat faktor cuaca yang terjadi rutin setiap tahun. "Kalau dulu biasanya Maret sudah selesai, tapi musim sampah di tahun ini baru mulai di bulan April," kata Tresna.
Jika sebelumnya pengelola Pantai Kuta hanya membersihkan sampahi dua sampai tiga kali sehari. Sejak sampah kian banyak menumpuk di pantai, pembersihan dilakukan menjadi lima kali sehari.
(gds/fay)











































