Rapat Ditunda Bukan untuk Lancarkan Pembangunan Gedung Baru DPR

Rapat Ditunda Bukan untuk Lancarkan Pembangunan Gedung Baru DPR

- detikNews
Rabu, 06 Apr 2011 17:53 WIB
Jakarta - Tertundanya rapat konsultasi pimpinan DPR dan pimpinan Fraksi terkait gedung baru DPR kemarin adalah murni karena persoalan teknis. Penundaan bukan dilakukan untuk memuluskan rencana pembangunan gedung senilai Rp 1,138 triliun.

"Jangan sampai ada dugaan ini sengaja di-pending-pending," kata Wakil Ketua DPR Pramono Anung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (6/4/2011).

Kemarin Rapat Konsultasi Pimpinan DPR dan Pimpinan Fraksi yang sedianya juga akan dihadiri BURT dan Badan Anggaran ditunda sampai Kamis besok. Alasannya, pimpinan DPR tidak lengkap dengan ketidakhadiran Priyo Budi Santoso dan Anis Matta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dugaan penundaan rapat untuk memuluskan rencana pembangunan gedung ini muncul karena pada Jumat 8 April mendatang, DPR akan mengakhiri masa sidang III Tahun 2011/2012 yang dilanjutkan dengan masa reses selama kurang lebih 2 bulan.

Pramono melanjutkan, kelanjutan rencana pembangunan gedung baru DPR sepenuhnya bergantung pada kesepakatan semua pihak. Tidak terikat pada telah berjalannya tender.

"Tender itu kan bisa ditinjau kapan saja. Mau kita stop, mau kita hentikan, tender bisa kita evaluasi dan gagalkan bisa saja," kata politikus PDI Perjuangan ini.

Pramono mengatakan, rapat konsultasi akan mendengarkan berbagai sikap dari fraksi-fraksi terkait rencana pembangunan gedung untuk kemudian mencapai suatu kesepakatan. Menurutnya, pembatalan pembangunan gedung juga masih terbuka luas.

"Kalau usulan secara resmi diteruskan di Bamus dan di paripurna ada sikap baru, hal itu (pembatalan) terbuka sangat luas," ujarnya.



(lrn/gun)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini