Kantor Berita Nasional Selandia Baru NZPA Akan Ditutup

Kantor Berita Nasional Selandia Baru NZPA Akan Ditutup

- detikNews
Rabu, 06 Apr 2011 17:42 WIB
Kantor Berita Nasional Selandia Baru NZPA Akan Ditutup
Wellington - Kantor berita nasional Selandia Baru, New Zealand Press Association (NZPA), akan ditutup akhir tahun ini, setelah beroperasi selama 130 tahun.

NZPA mengatakan masa depan kantor yang memasok berita dan foto untuk koran-koran Selandia Baru dan situs-situs web ini, sedang ditinjau kembali setelah pemegang saham utama Fairfax Media cabut dari NZPA.

Pengumuman itu dirilis Rabu (6/4/2011) dalam rapat staf di ruang redaksi di Wellington, demikian diberitakan media setempat, tvnz.co.nz. NZPA didirikan pada tahun 1880 dan pemilik saham mayoritasnya adalah Fairfax Media dan  APN News and Media, dua penerbit koran terbesar di Selandia Baru.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekitar 40 orang akan kehilangan pekerjaan akibat rencana penutupan itu.

Jurnalis NZPA Ken Atkinson kepada ONE News setelah rapat mengatakan, penutupan itu merupakan kerugian nasional.

"Ke depan berita yang orang-orang baca akan berasal dari beberapa organisasi besar yang semuanya memiliki ketergantungan pada iklan berbayar," kata Atkinson.

"Salah satu hal yang menyenangkan bekerja untuk NZPA adalah bahwa kami hanya concern pada nilai-nilai berita dan bukan apa yang pemasang iklan pikirkan," imbuhnya.

Atkinson menuturkan, pemegang saham selain Fairfax Media, APN, memutuskan tidak ingin melanjutkan operasi setelah Fairfax menarik diri dari perusahaan. "Mereka (APN) tidak ingin bertahan dan membayar semua biaya," kata Atkinson.

Jurnalis lainnya, Maggie Trait, menyatakan, tidak ada satu pun yang keluar dari ruang rapat dengan wajah bahagia.

Paul Tolich dari Engineering, Printing and Manufacturing Union (EPMU) menyatakan, pengumuman hari ini adalah kehilangan besar bagi jurnalisme. "Agen berita nasional adalah bagian penting dari demokrasi yang sehat," ujarnya.

"Setiap bangsa memerlukan organisasi pengumpulan berita dan diseminasi yang dapat memberikan berita 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, untuk semua outlet media massa, terlepas dari kepemilikan mereka," tuturnya.

Sementara Ketua NZPA Michael Muir sebagaimana dikutip AFP menyatakan, Fairfax yang telah banyak berinvestasi di bisnis online dalam beberapa tahun terakhir, telah memberikan pemberitahuan bahwa pihaknya menarik diri dari kerjasama kepemilikan NZPA.

"Fairfax telah meninjau struktur bironya untuk beberapa waktu dan tidak lagi membutuhkan jasa NZPA," kata Muir.

(nrl/nvt)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini