Penyerbuan terhadap Kantor Satpol PP Kampar berlangsung pada Rabu (6/4/2011) pagi. Salah seorang warga mengaku melihat ada oknum polisi yang datang menyerbu membawa senapan dan sempat mendengar letusan senjata api.
Kapolres Kampar, AKPB Mutaqin, membenarkan bahwa ada oknum anak buahnya yang sempat mendatangi kantor Satpol PP Kampar. Namun dia membantah bila terjadi tindak kekerasan apalagi sampai ada tembak menembak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasar informasi yang reporter detikcom kumpulkan, kejadian ini berawal dari telepon dari Ketua Satpol PP Kampar ke Mapolres Kampar yang mengabarkan ada dua reserse - A dan D- diamankan di kediamannya. Kabar tersebut rupanya ditanggapi keliru oleh penerima telepon, bahwa ada dua orang sejawatnya disandera di Kantor Satpol PP.
Padahal maksud dari Ketua Satpol PP Kampar adalah memberitahukan bahwa A dan D diamankan dari keroyokan oknum anak buahnya. Tindak pengeroyokan berlangsung pada sekitar pukul 08.30 WIB, Rabu (6/4/2011), di Jl Pramuka, Kampar, juga dipicu oleh salah paham.
"Kita sudah minta kepada Satpol PP untuk menyerahkan oknum anggotanya yang melakukan pengeroyokan. Kasus ini akan ditangai Polda Riau," kata Mutaqin.
Sementara dari pihak Pemkab Kampar sejauh ini belum memberikan konfimasinya. Kabag Humas Kabupaten Kampar, Nasruni, tidak kunjung menjawab panggilan telepon dari repoter detikcom.
(lh/nrl)











































