"Itu harus dibatalkan. Desakan untuk membatalkan sudah banyak. Presiden juga harus membatalkannya," tegas Syafii menjawab pertanyaan wartawan seusai menghadiri seminar nasional bertajuk 'Sejarah dan Perannya Merajut dalam Merajut ke-Indonesia-an' di gedung UC Universitas Gadjah Mada (UGM), Rabu (6/4/2011).
Menurut Syafii ada banyak hal yang seharusnya lebih diutamakan wakil rakyat daripada membangun sebuah gedung baru. Di dalam konteks tersebut presiden juga harus mengikuti kehendak rakyat untuk membatalkannya.
Sebab nyata-nyata rakyat menolaknya. "Presiden harus menghentikannya," sambung guru besar Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta.
(bgs/lh)











































