Eddi dinyatakan hilang terseret arus sungai pada Selasa (5/4/2011) kemarin dan baru ditemukan pada Rabu (6/4/2011) pukul 12.15 Wita, oleh Tim SAR Yonmarhanlan VI TNI AL.
Menurut Kapenlantamal VI Mayor (Laut) Imam Danu yang dihubungi detikcom hari ini, menyebutkan korban bersama kawannya, Rahman, tengah belajar berenang Selasa kemarin pada pukul 07.00 Wita. Operasi pencarian korban, lanjut Imam, dipimpin oleh Lettu (Marinir) Iskandar beranggotakan 6 personel Tim SAR Marinir TNI AL.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai ditemukan, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka, di Kecamatan Tamalatea, Jeneponto, Sulsel, untuk segera dikebumikan.
(mna/nwk)











































