Ponpes Sidogiri Pasuruan Tak Dukung Hasyim
Selasa, 08 Jun 2004 10:25 WIB
Pasuruan - Sekretaris Umum Pondok Pesantren (Ponpes) Sidogiri, Pasuruan, Jawa Timur (Jatim), M Asykuri Arusman menegaskan, tidak mendukung salah satu pasangnan capres-cawapres termasuk duet Mega-Hasyim dalam pilpres 5 Juli mendatang. Kalau pun ada yang mendukung itu adalah urusan pribadi dan bukan institusi. Pernyataan ini disampaikan sebagai respon adanya sejumlah pemberitaan yang menyatakan Ponpes Sidogiri mendukung duet pasangan Mega-Hasyim. "Berkaitan pilpres, pengasuh Ponpes Sidogiri KH Abd Alim Abd Djalil dan Ponpes Sidogiri menyatakan tidak mendukung salah satu paket pasangan termasuk Mega-Hasyim," kata Asykuri secara tertulis dan diedarkan di Ponpes Sidogiri, Pasuruan, Jatim, Selasa (8/6/2004). Sekadar diketahui, rencananya hari ini, Selasa (8/6/2004) akan digelar silaturahmi dalam bentuk Istighotsah dan Maulud Nabi Muhammad SAW. Acara tersebut diprakarsai oleh 9 kiai berpengaruh di Jatim. Di antaranya, KH Mutawakil Allalloh, KH Zainuduin Djazuli, Ploso, KH Idris Marzuki Lirboyo, Kediri, KH Nawawi Abd Djalil, Sidogiri, KH Abdulloh Schal PP Syaichona Cholil, Bangkalan, Madura dan KH Fawaid As'ad, Situbondo. Cawapres Hasyim Muzadi dijadwalkan akan hadir.Dalam berbagai publikasi yang beredar di lingkungan pondok menyebutkan bahwa penyelenggara acara tersebut adalah Ponpes Sidogiri. "Padahal kita netral tidak ikut memberi dukungan, kebijakan ini untuk menjaga kenetralan Ponpes Sidogiri, " ujar Asykuri.Dijelaskan Asykuri, acara tersebut tidak ada kaitan dengan Ponpes Sidogiri hanya tempatnya berdekatan dengan pondok tersebut. "Memang tempatnya di lapangan tapi itu milik desa bukan pondok," kata Asykuri. Ia juga membantah kabar bahwa capres Megawati akan juga hadir pada acara tersebut, padahal tidak satu pun pemberitahuan yang diterima PP Sidogiri.Askyuri mengaku, sejauh ini sudah ada empat capres atau pun cawapres yang ingin datang ke Ponpes Sidogiri. Mereka adalah Megawati, Susilo Bambang Yudhoyono, Gus Solah. Tapi mereka, bahkan Hasyim Muzadi pun, ditolak.Sekadar diketahui Ponpes Sidogiri adalah pondok yang tergolong tua, berdiri tahun 1745. Kini ponpes itu memiliki sekitar 8.500 santri dan para alumninya telah mendirikan pondok-pondok pesantren.
(dsb/)











































