Demikian disampaikan penuntut Pengadilan Kriminal Internasional alias International Criminal Court (ICC).
"Kami punya bukti bagus yang menunjukkan bahwa pembunuhan warga sipil merupakan rencana yang telah ditetapkan sebelumnya," cetus penuntut ICC, Luis Moreno-Ocampo kepada kantor berita AFP, Rabu (6/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kerusuhan di Libya dimulai pada pertengahan Februari lalu, atau dua bulan setelah dimulainya aksi protes di negara tetangga Tunisia yang menyebabkan mundurnya Presiden Zine el Abidine Ben Ali pada 14 Januari.
Moreno-Ocampo mengumumkan pada 3 Maret lalu bahwa ICC tengah menyelidiki Khadafi, tiga putranya dan seorang anggota rezimnya atas dugaan kejahatan terhadap kemanusiaan. Dia kemudian mengatakan, permintaan untuk perintah penangkapan akan disampaikan beberapa minggu setelah Dewan Keamanan PBB diberitahu mengenai temuan ini pada 4 Mei mendatang.
(ita/nrl)











































