"Rencananya akan ada pembongkaran. Kita lihat situasinya," ujar Kepala Terminal Grogol M Nasir kepada detikcom, Rabu (6/4/2011).
Menurut Nasir, minimnya sosialisasi yang dilakukan membuat para penumpang tetap berdatangan ke Terminal Grogol. Hal ini membuat loket-loket tetap buka walaupun sudah disegel oleh Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diakui oleh Nasir hingga kemarin masih ada penumpang yang datang ke Terminal Grogol, namun jumlah sudah semakin berkurang. "Sudah berkurang hanya 30 persen yang datang," tandasnya.
Dinas Perhubungan DKI melarang bus-bus AKAP untuk masuk ke Terminal Grogol karena berpengaruh pada arus lalu lintas. Kemacetan yang sering terjadi dan minimnya sarana dan prasarana menjadi alasan mengalihkan bus-bus ini ke Terminal Rawa Buaya dan Terminal Kalideres, Jakarta Barat.
(did/nwk)










































