Protes wisatawan mancanegara itu diakui oleh Ketua Satgas Pantai Kuta Gusti Ngurah Tresna saat berbincang-bincang dengan detikcom, Rabu (6/4/2011).
Wisatawan mancanegara asal Jerman mengeluh dengan dipenuhi tumpukan sampah, Pantai Kuta tak lagi eksotik. "Dia melihat di promosi bahwa Pantai Kuta sangat indah dan eksotik, namun begitu tiba di pantai, ia kecewa. Inikah surga, katanya menyindir," kata Tresna.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia pun mengerahkan seluruh pedagang di pantai, petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Badung, serta menurunkan tiga kendaraan alat berat.
"Ternyata wisatawan itu menunggu aksi kita membersihkan sampah. Namun, ia kembali melihat, setelah pantai bersih, sampah lainnya kembali datang ke pantai Kuta. Jadi, sepanjang angin kencang, sampah dari berbagai daerah akan tetap datang ke pantai ini," kata Tresna.
Meskipun dipenuhi tumpukan sampah, Pantai Kuta tetap menjadi salah satu tujuan wisatawan selama berlibur Bali. Wisatawan domestik dan mancanegara menikmati keindahan pantai meskipun berdesakan dengan tumpukan sampah di sepajang garis pantai Kuta.
(gds/van)











































