Penjelasan Afif disampaikan dalam kesempatan menjadi pemandu pada pelatihan membatik yang diikuti oleh 75 mahasiswa Yunani di Athena, Selasa (5/4/2011).
"Pelatihan ini bagian dari rangkaian kegiatan Batik Diplomacy, yang diselenggarakan oleh KBRI Athena bekerjasama dengan sekolah seni terkemuka di Yunani, Athens School of Fine Art," Sekretaris I Jani Sasanti kepada detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memasuki tahap pencelupan dan pewarnaan, para mahasiswa menyadari betapa batik merupakan karya seni bernilai tinggi, terutama karena kedua proses tersebut ternyata harus diulang-ulang untuk mendapatkan warna yang diinginkan.
Berbekal bakat seni masing-masing, para mahasiswa dibimbing Afif, akhirnya dalam waktu cukup singkat berhasil menciptakan beragam motif batik kontemporer, proses sesuai pakem membatik klasik.
Para mahasiswa, yang sebagian besar berasal dari jurusan seni lukis dan grafis, mengaku puas dapat mempelajari seni membatik secara langsung dari pakar batik Indonesia.
Seorang mahasiswa, Andreas Kokaliaris mengatakan bahwa pelatihan ini sangat menarik dan bermanfaat bagi dirinya sebagai seorang mahasiswa seni rupa.
"Di Yunani sendiri juga terdapat seni yang mempunyai nilai filosofi hampir sama dengan batik yaitu seni mosaik," ujar Andreas.
Pelatihan batik tersebut dilengkapi dengan pameran kain batik dari berbagai daerah di Indonesia. Pameran ini sangat diapresiasi oleh peserta, karena mereka dapat membandingkan karya mereka dengan macam-macam motif batik Indonesia.
(es/es)










































