Permintaan wartawan tidaklah berlebihan mengingat sang nara sumber adalah Gitalis Dwi Natalina atau yang lebih dikenal dengan 'Gita KDI', anggota Fraksi PKB DPR.
"Hai manusia, hormati ibumu. Yang melahirkan dan membesarkanmu...." Gita melantunkan 'Keramat' karya Rhoma Irama, Selasa (5/4/2011).
"Darah dagingmu dari air susunya. Jiwa ragamu dari kasih-sayangnya Dialah manusia satu-satunya. Yang menyayangimu tanpa ada batasnya."
Apiknya cengkok dangdut yang disuarakan Gita pun kontan membuahkan riuh tepuk tangan dari para wartawan.
"Sudah ya, saya mau ada rapat di Komisi IX," kata Gita menyudahi hiburan ringannya.
Sebelumnya, Gita seorang diri datang ke Ruang Wartawan DPR untuk menyampaikan penolakannya terhadap pembangunan Gedung DPR. Dia mengaku, sering mendapatkan kritikan dari konstituennya atas rencana pembangunan gedung itu.
"Mbak Gita kok nggak prorakyat sih," ujar Gita menirukan kritikan dari salah seorang konstituennya.
Nah, lewat pernyataan persnya, Gita ingin memberitahu masyarakat luas bahwa tidak semua anggota DPR setuju pembangunan gedung. "Jangan sampai orang menilai semua anggota DPR sama," kata Gita yang mengenakan baju coklat dengan jilbab senada ini.
Tidak hanya itu, Gita juga melontarkan pernyataan yang terbilang berani untuk ukuran anggota DPR yang baru sebulan berkantor di Senayan.
Saat ditanya apakah tidak takut di-recall karena menolak gedung, sementara partainya belum tegas menolak, dengen enteng Gita menjawab: "Saya nggak takut, kenapa harus takut, kita kan disini mewakili masyarakat," kata pengganti antar waktu Cecep Syarifudin yang meninggal dunia ini.
(lrn/anw)











































