Namun aksi polisi Thailand dari divisi turisme ini lebih profesional, alias tidak sespontan Briptu Norman yang kocak. Polisi Thailand membuat videonya dengan persiapan matang, lewat rapat dan konsultasi dengan kareografer. Aksi mereka menjiplak dance rancak Suju yang memang banyak ditiru penggemarnya.
Video para polisi ini diambil beberapa take, ada yang sedang mengenakan kaos atau pun setelan jas hitam yang membuat mereka tampak keren.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wajar saja, karena video ini dibuat untuk menghilangkan citra polisi turisme yang menakutkan para turis, selain dimunculkan untuk acara pencarian bakat 'Once in a lifetime Evening Talent Show'.
Para penari 'Sorry Sorry' terdiri dari polisi berpangkat tinggi. Sedangkan lagu 'Sorry Sorry' dipilih karena polisi Thai mayoritas masih muda-muda.
Di kata pengantar video yang diposting di Youtube diceritakan, setelah berpikir keras, akhirnya mereka memutuskan untuk menari dengan tidak mengenakan seragam polisi mereka.
Video ini juga cukup laris, setidaknya sejak diupload pada 5 Agustus 2010, telah ditonton nyaris satu juta kali. Persamaan dengan video Briptu Norman, aksi dance polisi Thailand ini banyak menuai pujian. "Love this!" tulis salah seorang pemirsa.
(nrl/nvt)











































