"Kemarin, otoritas penerbangan Indonesia telah mendapatkan surat dari Boeing untuk menginspeksi pesawat berdasarkan manufacture line number (semacam nomor kerangka mesin pada kendaraan bermotor-red). Dari 102 pesawat Boeing klasik, ada 23 pesawat di Indonesia yang masuk inspeksi," ujar Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan (Kapuskom Publik Kemenhub) Bambang S Ervan.
Hal itu disampaikan Bambang ketika dikonfirmasi detikcom, Selasa (5/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita perintahkan untuk lakukan preventive action. Dengan memeriksa menggunakan alat untuk melihat dan mengamati crack-nya sekecil apapun crack tersebut, bukan visual," jelas Bambang.
Sambil menunggu hasilnya, baik Kemenhub maupun maskapai menunggu service bulletin dari Boeing yang berisi mengenai petunjuk perawatan bila menemukan crack tersebut. "Diharapkan hari ini Boeing akan mengeluarkan service bulletin kalau ditemukan crack langkah apa yang bisa dilakukan," ujar Bambang.
(nwk/nrl)











































