Tolak Relokasi
1000 Petani Demo DPRD Sulteng
Senin, 07 Jun 2004 23:39 WIB
Palu - Sekitar 1000 petani menggelar aksi di Gedung DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng). Mereka menolak dipindahkan dari kawasan yang berada di areal konservasi Taman Nasional Lore Lindu (TNNL). Mereka berasal dari Dongidongi dan sejumlah desa di Dataran Lore Lindu, Kabupaten Donggala, Sulteng. Dengan didampingi sejumlah aktivis Nongovernmental Organization, para petani itu menggelar aksi di Gedung DPRD, Jl. Sam Ratulangi, Palu Timur, Senin (7/6/2004). Menurut koordinator kampanye penolakan relokasi Agus Salim Faisal Said, seharusnya hak-hak komunitas asli di sekitar kawasan konservasi dihormati. "Sebab mereka mempunyai mekanisme kultural sendiri untuk mengelola lingkungannya," tandas Faisal.Apalagi, lanjut Faisal, penetapan TNLL sarat dengan konflik agraria. Karena ketika TNLL ditetapkan pada tahun 1993, sebenarnya telah mencaplok sebagian besar tanah komunitas asli di Dataran Lore Lindu. Dia mencontohkan tanah orang Katu, Bada, Besoa dan Pekurehua. Pendapat senada dilontarkan Kuasa Ratalemba. Wakil masyarakat Dataran Lore Lindu itu menegaskan pemerintah harus melindungi hak-hak agraria masyarakat di TNLL. "Termasuk keinginan kami untuk meminta pemerintah mengadakan pembicaraan ulang atas status kawasan konservasi yang kini menjadi taman nasional tersebut. Sebagai masyarakat asli yang hidup turun-temurun di kawasan itu, kami ingin diberi hal untuk terlibat dalam pengelolaan sumber daya alam kami," jelas Ratalembah.
(rif/)











































