Seorang pejabat Yaman seperti dikutip kantor berita resmi Yaman, Saba dan dilansir AFP, Selasa (5/4/2011) mengkonfirmasi tewasnya dua demonstran di Hudaida.
Kedua korban bersama para demonstran lainnya berunjuk rasa di Hudaida guna memprotes tewasnya belasan demonstran lainnya di Kota Taiz pada Senin, 4 April kemarin. Dalam aksi demo di Taiz, 200 kilometer sebelah selatan ibukota Sanaa, 17 demonstran tewas terkena peluru tajam aparat polisi Yaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insiden di Taiz tersebut menambah panjang daftar korban jiwa selama pergolakan di Yaman. Sejauh ini lebih dari 100 orang telah tewas selama demonstrasi antipemerintah yang berlangsung sejak Februari lalu. Para demonstran menuntut pengunduran diri Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh yang telah berkuasa selama 32 tahun.
(ita/nrl)











































