"Kami juga mendiskusikan situasi di Timur Tengah dan Afrika Utara, terutama di Libya," kata Presiden SBY di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (5/4/2011).
Pertemuan berlangsung selama hampir dua jam. Ada sejumlah menteri yang mendampingi SBY, di antaranya Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Menlu Marty Natalegawa dan Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, SBY juga membahas tentang sikap Indonesia yang mendukung penuh kemerdekaan Palestina.
"Perlu langkah konkret dari dunia untuk mewujudkan kemerdekaan itu," imbuh SBY.
Usai pertemuan, pemerintah Indonesia dan Turki kemudian menandatangani perjanjian kerjasama di bidang ekonomi dan hubungan internasional. Dari Indonesia diwakili oleh Marty Natalegawa sementara Turki diwakili oleh menteri Mehmet Aydin.
"Ini adalah kerjasama di bidang kekonsuleran, kita memberlakukan visa on arrival bagi peserta diplomatik dan dinas," ungkapnya.
Pertemuan selesai pukul 12.30 WIB. Usai acara rombongan Turki kembali ke Hotel Ritz Carlton untuk menghadiri acara lain.
(mad/ndr)











































