"Iya, Dede Yusuf yang melirik Partai Demokrat," ujar Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Ahmad Mubarok, saat dihubungi detikcom, Selasa (5/4/2011). Mubarok membenarkan sas-sus yang mengabarkan Dede akan pindah kapal, dari PAN ke Demokrat.
Mubarok mengungkapkan, selama ini Dede sudah sering mengutarakan maksudnya itu. Ia dan Dede bahkan sudah sering bertemu. "Ya saya sudah sering ketemu membicarakan hal itu," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia berpikir positif saja. Ini untuk pengembangan daerahnya ke depan. Kalau PAN di Jabar kecil posisinya ke depan bisa ke Demokrat," terangnya.
Mubarok mengatakan, PD akan menyambut dengan tangan terbuka kader-kader potensial dari partai lain yang ingin bergabung ke PD. "Ada yang jual, kita beli," ucapnya.Β
Tapi PD tidak akan merekrut kader dari partai lain yang terlibat korupsi. Sebab, PD bukan tempat perlindungan bagi politisi korup.
"Kita tidak akan menerima kader yang berlindung ke PD karena korupsi. Kita merekrut kader potensil, yang bisa kerja dan ratingnya ada," jelasnya.
Benarkah Dede Yusuf akan bergabung ke Demokrat? Politisi muda yang cukup beken dan disebut-sebut akan mencalonkan diri sebagai gubernur Jabar periode mendatang ini belum bisa dihubungi. HP Dede Yusuf tidak aktif saat detikcom menghubunginya.
Saat ini, beberapa politisi di daerah sudah bergabung dengan PD. Selain Zainul Majdi yang beberapa hari lalu terpilih secara aklamasi sebagai ketua DPD PD NTB, Ilham Arif Sirajuddin malah pindah ke PD terlebih dulu. Mantan ketua DPD Partai Golkar Sulsel itu kemudian terpilih sebagai ketua DPD PD Sulsel tahun 2010 lalu.
(gun/nrl)











































