PKB Imbau Kampanye Tak Angkat Pengharaman Pemimpin Perempuan

PKB Imbau Kampanye Tak Angkat Pengharaman Pemimpin Perempuan

- detikNews
Senin, 07 Jun 2004 19:13 WIB
Jakarta - Wakil Ketua Umum (Ketum) DPP PKB Mahfud MD mengimbau kepada pengurus PKB dan jajaran dibawahnya agar tidak berkampanye dengan mengangkat soal pengaharaman pemimpin perempuan. Dia juga meminta agar kontroversi dan reaksi negatif terhadap para kiai dihentikan. "Yang harus diharamkan adalah memilih pemimpin yang tidak tegas dalam memberantas korupsi," ujar Mahfud dalam konferensi pers di Kantor DPP PKB, Jl. Kalibata, Jakarta, Senin (7/6/2004). Mahfud mengaku heran isu tersebut menjadi sebuah fatwa. Akibatnya, muncul cercaan yang tidak fair kepada para kiai di Jatim. Padahal para kiai itu tidak pernah mengeluarkan fatwa. "Fatwa harus disusun lewat musyawarah. Kalaupun ada fatwa itu tidak mengikat. PKB menyerukan agar kontroversi dan reaksi negatif terhadap para kiai yang menyatakan hal itu. Karena, seorang kiai haruslah dihormati sikapnya dan bukan untuk ditanggapi secara negatif," katanya. Dia mengungkapkan, sebenarnya fatwa kiai adalah mendukung pasangan capres-cawapres yang dicalonkan PKB. Pada saat itu, kata dia, ada wartawan yang bertanya bagaimana dengan capres perempuan. "Karena ditanya mereka menjawab dan memang sikap seperti itu sudah sejak lama," ungkapnya. Mantan Menhan itu menyesalkan berkembangnya isu yang kemudian mengarah kepada hal serius seperti cap jempol darah. "Ini reaksi yang sangat menakutkan sekali," katanya. (rif/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini