Libya Siap Untuk Reformasi Tapi Khadafi Harus Tetap Berkuasa

Libya Siap Untuk Reformasi Tapi Khadafi Harus Tetap Berkuasa

- detikNews
Selasa, 05 Apr 2011 11:06 WIB
Libya Siap Untuk Reformasi Tapi Khadafi Harus Tetap Berkuasa
Tripoli - Pemerintah Libya siap untuk melakukan reformasi namun menolak untuk membicarakan pengunduran diri Muammar Khadafi. Alasannya, Khadafi merupakan figur pemersatu setelah memimpin negara selama empat dekade.

"Sistem politik seperti apa yang diterapkan di negara ini? Itu bisa dirundingkan, kami bisa membicarakan itu," ujar juru bicara pemerintah Libya, Mussa Ibrahim seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (5/4/2011).

"Kami bisa melakukan apapun, pemilihan, referendum. Namun masa depan Khadafi tak bisa dirundingkan," tegas Ibrahim kepada para wartawan di Tripoli.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Ibrahim, Khadafi merupakan "katup pengaman" bagi persatuan suku-suku dan rakyat Libya. "Kami pikir dia sangat penting untuk memimpin setiap transisi ke model demokratis dan transparan," tutur Ibrahim.

Desakan agar Khadafi mundur terus disuarakan sejumlah negara. Menteri Luar Negeri Italia Franco Frattini menegaskan bahwa Khadafi dan keluarganya harus mundur dari kekuasaan mereka.

"Khadafi dan keluarganya harus pergi," cetus Frattini pada saluran berita Italia, SkyTG24.

Saat ini negara-negara koalisi di bawah pimpinan NATO terus melancarkan serangan udara atas Libya. Serangan udara tersebut dilancarkan menyusul keluarnya resolusi Dewan Keamanan PBB yang memungkinkan aksi militer atas Libya demi melindungi rakyat Libya dari serangan pasukan Khadafi.

(ita/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads