Tripoli - Pemimpin Libya Muammar Khadafi saat ini sedang mengirimkan utusannya ke perwakilan sekutu untuk membicarakan kemungkinan pergantian pimpinan Liyba ke salah satu putranya. Berdasarkan sumber internal di Libya, Saif al-Islam Khadafi (38) akan mengambil alih kekuasaan dari ayahnya untuk mengantarkan reformasi sepecatnya.
Dari sumber
CNN yang didapatkan dari pihak pertahanan Libya, Selasa (5/4/2011), Saif disebut sebagai salah satu tokoh pembaharu terkemuka dalam pemerintah Libya. Saif juga muncul sebagai salah satu pembela ayahnya paling depan sejak awal terjadinya kerusuhan.
Sumber tersebut juga menekankan, perlunya dilakukan negoisasi 'solusi hormat', sehingga Khadafi tua tidak terlihat dipaksa turun dari kursinya yang telah memimpin Libya selama 42 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, Wakil Menteri Luar Negeri Libya, Abdelati Obeidi telah bertemu dengan Perdana Menteri Yunani, George Papandreou dan rencananya, Abdelati akan menuju ke Turki, di mana dia diperkirakan akan melanjutkan pembicaraan terkait krisis di Libya.
(fiq/mok)