Berulangnya kejadian ini menunjukkan pemerintah tidak serius membenahi jalur penyeberangan ini. Padahal jalur penyeberangan merupakan urat nadi perekonomian yang menghubungkan pulau Jawa dan Sumatera.
"Kami minta pemerintah serius membenahi persoalan penyeberangan pelabuhan Merak-Bakauheni ini, jangan hanya penyelesaian yang bersifat tambal sulam," ujar anggota Komisi V DPR RI Arifinto dalam rilisnya kepada detikcom, Senin (4/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"PT ASDP harus meningkatkan manajemen jadwal perbaikan kapal dan manajemen pengelolaan angkutan kapal. Sebaiknya PT ASDP bekerja dengan pihak ketiga untuk memenuhi kekurangan kapal roro. Jangan sampai masyarakat dirugikan dengan ketidakmampuan manajemen PT ASDP menyediakan kapal penyeberangan," kata politisi PKS ini.
Arifinto meminta, kecepatan pemerintah dalam mengatasi masalah tersebut, sehingga menghindarkan terjadinya lonjakan harga bahan pokok dan biaya transportasi yang tinggi yang pada akhirnya menjadi beban masyarakat kecil.
(fiq/mok)










































