"Saya tidak terlibat tapi saya benarkan, saya gak ikut karena gak punya kemampuan (senjata). Latihan Aceh itu benar karena syariat Allah," ucap Ba'asyir di sel tahanan khusus PN Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Senin (4/4/2011).
Hanya saja, pemerintah dianggap keliru dengan menyerang dengan kekerasan senjata. "Pemerintah harusnya mengarahkan bukannya diserang. Saya menyetujui dan membenarkan tapi saya tidak terlibat," ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami punya program I'dad di JAT sendiri, Tapi tanpa senjata karena kami sadar tidak punya kemampuan," tegasnya.
(Ari/ndr)











































